Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Oktober 2020

Merayakan Kemerdekaan dan Hari Istimewa sambil Menikmati Indahnya The Lawu Park

Hai kawan, traveling kali ini adalah pengalaman berkesan yang aku rasakan, karena traveling kali ini adalah momen dimana aku merayakan momen bertambahnya usiaku di tempat yang indah sekaligus istimewa. Tidak pernah terbayang sebelumnya, karena semenjak usia ku selalu bertambah dan semakin dewasa, aku hanya menginginkan merayakan momen itu dirayakan dengan hal yang sederhana. Namun hari itu, keluargaku sudah menyiapkan kado istimewa untukku. Tepat di hari ulang tahunku tepatnya di hari kemerdekaan ini kami sekeluarga berada di The Lawu Park, tempat ini berada persis di depan Gunung Lawu dimana biasanya tepat pada malam sebelum kemerdekaaan, dipenuhi oleh para pendaki yang ingin mendaki puncak dan merayakan euforia kemerdekaan di atas puncak Gunung Lawu. Tepatnya di tempat ini kami bisa melihat persis di depan mata kami sendiri betapa megah dan indahnya ciptaan Allah yang satu ini, tentunya dengan udara dan pemandangan yang menyejukan mata. 

The Lawu Park ini adalah tempat rekreasi, wisata kuliner, dan resort, yang bisa dikunjungi bersama dengan keluarga maupun orang-orang tersayang. The Lawu Park berada di Jl. Tawangmangu Magetan km 9 Bulakrejo, Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar. The Lawu Park menyediakan beberapa penginapan dengan konsep dan model yang berbeda-beda, ada superglamping, glamping dan cottage yang bisa dinikmati dengan tarif mulai dari Rp. 300.000 - Rp. 650.000 dimana fasilitas yang ada didalamnya juga tersedia air hangat, tv dan juga free breakfast. Jangan khawatir, untuk menemani liburan kalian, tempat ini juga telah menyediakan wahana permainan seperti lawu jeep adventure, outbond , sewa atv & trail, flying fox, taman bermain, taman kelinci & domba, dan ada juga rumah pohon yang bisa kalian gunakan untuk berfoto agar terlihat lebih dekat dengan latar belakang Gunung Lawu. artikelku ini juga sudah tayang disini, silahkan bisa diklik disini... https://www.reddoorz.com/blog/id/places-to-visit/merayakan-kemerdekaan-dan-hari-istimewa-sambil-nikmati-indahnya-the-lawu-park

Kamis, 27 Agustus 2020

Traveling Asik di tengah Pandemi ke Mojosemi Forest Park

                          

                          

Suasana wisata kali ini tampak sangat berbeda, karena terbatasnya gerak yang disebabkan oleh pandemi, Covid-19 telah membuat dampak yang sangat luar biasa terutama dibidang pariwisata, tak terkecuali wisata yang ada di Selatan Jawa Timur ini. Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, sesampainya disana kami diperbolehkan masuk dan menikmati area wisata Mojosemi Forest Park, tentunya dengan berbagai peraturan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan, misalnya dengan mencuci tangan di wastafel yang sudah disiapkan di area wisata dan selalu menggunakan masker. 

Pengalaman berwisata di tempat terbuka dengan pemandangan hutan yang asri dan luas ini tentunya adalah pertama kalinya menikmati udara bebas nan sejuk dengan menggunakan masker, padahal udara disana sangat sejuk dan segar mengingat letaknya yang berada ditengah-tengah pepohonan yang rimbun dan berbatasan dengan Gunung Lawu. Namun bisa datang ke tempat ini saja dengan keadaan pandemi seperti ini sudah merupakan kesempatan luar biasa dan pengalaman asyik yang bisa disyukuri dan nikmat yang berikan dari Tuhan. 

                        Dok : Pribadi

Sedikit informasi yang saya dapatkan bahwa Mojosemi Forest Park ini dibuka pada Desember 2016, area ini dulunya adalah hutan yang kemudian dirubah menjadi sebuah tempat permainan outdoor dan beroperasi mulai pukul 09.00-16.00, dan terletak di sebalah barat Telaga Sarangan, Jawa Timur Kalau mau menuju ke tempat ini cukup menempuh perjalanan sekitar 3-4 jaam dari Kota Semarang. Mau tahu apa saja permainan menarik yang bisa kita coba ? Yuk disimak yah.. :)

Harga tiket masuknya cukup murah kok yaitu hanya sekitar Rp. 25.000 (anak), dan Rp. 35.000 (dewasa) untuk tiket terusan yang ingn mencoba menikmati wahana paintball, shooting target, dan atv. Buat yang suka tantangan cocok banget nih kalo mau nyobain wahana permainan High Rope, Atv, Archery, Shooting Target, Paintball, & Airsoft Zone. Oh ya kalau mau mengelilingi track lawu tour bisa dengan menaiki Jeep yang sudah disediakan loh, namun memang harus merogoh kocek lumayan dalam yaitu sekitar Rp. 175.000, seru banget deh, walaupun melewati jalanan yang sangat terjal. Selain itu untuk yang mau berkuda di area hutan bisa juga cobain kuda dengan tarif yang dipatok sekitar Rp. 40.000, uniknya lagi kudanya sudah punya nama masing-masing loh, jadi berkesan dan bikin inget kan kalo kalian kangen sama kudanya (hehe). Tarif permainan wahana diluar harga tiket masuk yah, kira-kira sekitar Rp. 30.000 - Rp. 150.000. 

                          Dok : Pribadi

Kalau ada yang mau menginap disini juga bisa, ada Camping Ground, Container hotel, Tenda deck, dan juga Lawu Forest Park yang dipatok dengan harga Rp. 650.000 - Rp. 950.000. Untuk yang tidak membawa makanan dari luar dan ingin sekali makan disini juga bisa berkunjung ke Pinus Resto, Eucalyptus Resto, dan Warung Pojokan dengan harganya yang relatif masih murah untuk tempat wisata, selain itu kapan lagi bisa menikmati makan enak di tempat dengan pemandangan hutan yang menyejukkan mata. 

                      Dok : Pribadi
  
                           Dok : Pribadi

                        Dok : Pribadi


                          Dok : Pribadi

Namanya tempat wisata tidak lengkap kalau kita tidak bisa selfie atau berfoto-foto manis di tempat itu. Jangan khawatir, teman-teman juga bisa loh selfie di spot-spot selfie yang sudah disediakan di tempat ini. Ada Air Terjun Tirtomojo, Argosungging Selfie Deck, Eucalyptus Selfie Deck, Dragonfly Selfie, Umbrella Selfie, dan Hammock. Oh ya untuk teman-teman yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak-anak kecil ada juga nih Children Playground dan Dinosaurus Park, kita berasa dibawa ke zaman purbakala era dinosaurus dan bisa melihat berbagai macam jenis dinosaurus yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga terlihat nyata. 


Cukup sekian cerita dari saya, semoga teman-teman bisa berkesempatan berwisata ke tempat ini juga. Terima kasih sudah mampir... 

Sabtu, 09 November 2019

Menikmati dinginnya Negeri di Atas Awan

Kali ini saya ingin bercerita mengenai liburan singkat saya di daerah yang terkenal dengan namanya "Negeri di Atas Awan" lebih tepatnya berada di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.
Di tempat ini saya bisa menemukan pemandangan yang indah bak negeri di atas awan seperti di negeri-negeri dongeng. Pagi itu kami berangkat pukul 01.00 dini hari. Kami menaiki mobil pribadi, melewati jalur bandungan dan melewati jalan yang berliku-liku untuk menempuh perjalanan sampai ke Dieng, kami harus melewati jalan yang berkelok-kelok, dan menempuh banyak pengorbanan, waktu tidur yang dilakukan di mobil dengan keadaan perut yang digoyang-goyang dan perut yang mual.
Tapi perjalanan kami yang sangat berat itu terbayar lunas oleh indahnya pemandangan yang ada di Dieng, meskipun kami disambut dengan udara yang sangat dingin dan angin yang lumayan kencang. Sebenarnya kami ingin sekali naik ke puncak Bukit Sikunir, namun sepertinya kesempatan tidak memihak kepada kami, hingga akhirnya kami tiba pukul 05.00 dan cuaca disana sudah terang, matahari sudah terbit perlahan, jadi kami tidak sempat melihat matahari terbit. Namun tidak masalah, karena kami masih bisa melihat Pemandangan Sembungan Negeri Diatas Awan. 

Dieng juga memiliki objek wisata lain seperti Kawah Sikidang, Candi Arjuna, Dieng Volcano Theater, Telaga Merdada, Telaga Sileri, Kawah Candradimuka, Jalatunda, dan Museum Kaliasa. Tempat pilihan wisatawan yang sering banyak dikunjungi selain Bukit Sikunir yaitu Kawah Sikidang dan Candi Arjuna, sayangnya saat itu Candi Arjuna sangat ramai, sehingga kami memilih untuk mengunjungi Kawah Sikidang.


Kawah Sikidang ini tak kalah menariknya dari Bukit Sikunir yang memiliki pemandangan danau dan awannya yang indah, Kawah Sikidang juga memiliki daya tarik sendiri berupa kawah-kawah kecil yang ada di wisata tersebut. Uniknya Di Kawah Sikidang terdapat satu kawah besar dengan suhu 80-90 derajat celsius, dan biasanya ada beberapa wisatawan yang sengaja memasak telur rebus dengan memasukkannya ke dalam keranjang, dan cukup menunggu 8-10 menit sampai telur itu matang. Di Kawah ini juga terdapat area motor cross dan flying fox sehingga membuat wisatawan dapat menikmati tempat itu, dan sepanjang jalan keluar terdapat warga - warga asli Dieng yang menjajakan dagangannya seperti carica dengan beraneka macam rasa, kentang asli perkebunan, madu asli dieng, ukiran-ukiran bunga-bunga cantik, aneka-aneka gorengan yang tak kalah gurih, dan masih banyak lagi. 
Sepulangnya dari Dieng, kami melewati pemandangan yang tak kalah indahnya, seperti perkebunan kentang dan carica yang ada disebelah kanan kiri, sehingga perjalanan pulang kami tidak membosankan dan tidak menakutkan meskipun harus melewati jalan menanjak, menurun, dan berkelok-kelok. 
Terima kasih telah membaca ceritaku, semoga bermanfaat ... 😊

Minggu, 06 Oktober 2019

Mengintip Koleksi Kendaraan Bersejarah dan Antik di "Museum Angkut" Malang



      Bagi kalian pecinta mobil dan kendaraan bersejarah dan antik, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke wisata "Museum Angkut" yang berada di Kota Malang tepatnya di Jl.Terusan Sultan Agung Atas, Desa Ngaglik, Kecamatan Batu, Malang. Museum ini tidak terlalu jauh jaraknya jika kalian menempuh perjalanan dari Universitas Brawijaya Malang, bagi yang membawa kendaraan pribadi baik itu mobil ataupun motor, bisa dimanfaatkan untuk berkeliling - keliling kompleks arena Jatim Park yang berdekatan dengan museum ini, ataupun juga bisa menikmati wisata petik apel di kebun apel, namun untuk yang tidak membawa kendaraan pribadi bisa menggunakan sarana transportasi online hanya berkisar Rp. 50.000. Museum angkut mempunyai luas sekitar 3,8 hektar di lereng Gunung Panderman.
         Museum ini adalah satu-satunya museum di Indonesia yang memiliki beragam koleksi sarana transportasi yang lengkap dari seluruh dunia. Koleksi mobil dan motor yang ada di dalamnya saat ini merupakan sarana transportasi yang langka dan sudah jarang ditemui dimanapun.
          Museum Angkut berdiri pada tanggal 9 Maret 2014 yang juga dibangun dan dikelola oleh Jawa Timur Park Group yang  telah membangun Batu Secret Zoo, Jatim Park I, II, dan III, Batu Spectacular, Eco Green Park, Predator Fun Park, The Bagong Adventure, dan Museum Satwa.  Tempat ini cocok digunakan untuk belajar mengetahui informasi dan sejarah kendaraan di berbagai dunia.

Museum Angkut sendiri terdiri dari beberapa bagian yaitu :
a.   Zona Edukasi.
    Saat pertama kali masuk ke dalam museum ini, pengunjung akan disambut dengan banyaknya kendaraan masa lampau seperti mobil-mobil dan motor-motor dari zaman ke zaman dan ada juga mobil Chrysler Windsor Deluxe yang sering digunakan Presiden Ir. Soekarno dan helikopter pertama kepresidenan Indonesia Bell 47J, yang didapatkan sebagai bagian dari barter politik antara presiden Ir. Soekarno dengan pemerintah USA untuk pembebasan agen CIA allen pope yang terlibat pemberontakan PRRI/Permesta di Laut Ambon.


                                       
                                          doc : pribadi

b.   Zona Alat Transportasi Indonesia
      Di zona ini ada bermacam jenis kendaraan seperti onthel yang berjejer rapi, motor-motor tua yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, kereta kencana berkabin yang pada masanya dimiliki oleh kaum elit sosial seperti bangsawan jawa ataupun diluar jawa, dan ada juga patung pembalap terkenal Valentino Rossi beserta mobil balap kesayangannya.





                                          doc : pribadi

c.  Zona Runway 27 Airport.
    Di zona ini akan banyak ditemui berbagai macam jenis pesawat seperti LA-4-200 berwarna kuning dan B206LR berwarna merah, tidak ketinggalan juga pesawat Republik Indonesia Boeing 737-200 yang sering digunakan pada masanya. Pesawat boeing 737-200 adalah pesawat yang sering digunakan oleh Presiden Indonesia, di pesawat itu kita juga dapat memasukinya secara bergantian dan melihat bagian-bagian yang ada dalam pesawat tersebut, seperti ruang kerja, ruang bersantai, dan ruang makan presiden, yang lebih menariknya lagi kita juga bisa berfoto dengan presiden ketiga kita yaitu B.J Habibie, meskipun hanya dengan patung yang menyerupai beliau. Dengan adanya patung dari beliau sendiri ini dimaksudkan agar kita mengenang jasanya dalam mempopulerkan pesawat pertama yang ada di Indonesia bertipe N250.




                                                    doc : Pribadi

d.  Zona Pecinan dan Sunda Kelapa.
    Bagi kalian yang menyukai sejarah orang-orang tionghoa dan Belanda zaman dahulu,disini akan disajikan suasana lingkungan tionghoa pada zaman dahulu, dan juga kendaraan seperti andong, bajaj, dan kapal-kapal yang digunakan para pedagang di Sunda Kelapa atau Batavia itu sendiri.

 

 

                                                    doc : Pribadi

e.   Zona Gengster Town. 
     Bagi yang suka mengumpulkan foto yang instagramable, zona ini paling cocok digunakan untuk berfoto dan berselfi ria, karena zona ini dibuat seperti background film-film kota gengster pada umumnya.

                                          Doc : Pribadi

f.  Zona Eropa.
    Bagi kalian yang menyukai keindahan Negeri Eropa, di area ini selain menampilkan koleksi mobil-mobil Eropa, kalian juga dapat berfoto dan berselfi ria dengan berlatar belakang tempat-tempat yang ada di Eropa, contohnya seperti Menara Eifel (Paris), London Market Hall (London), Tembok Berlin (Jerman), dan yang lainnya.


                                                    doc : pribadi
g.    Zona Istana Buckingham.
      Bagi kalian yang menyukai negara Inggris, di area ini akan seperti merasa berada di Istana          Buckingham yang dilengkapi dengan berbagai alat transportasi khas Inggris.

                                                    doc : pribadi

h.    Zona Las Vegas. 
     Disini pengunjung akan merasa berada di kota yang terkenal dengan julukannya kota judi yang terletak di Amerika Serikat. 
i.     Zona Pasar Apung.
     Surga untuk para pecinta kuliner dan pengoleksi barang-barang unik di seluruh Indonesia ada di sini. Area ini banyak menyediakan berbagai souvenir khas dari Museum Angkut yang dapat dijadikan oleh-oleh dan juga berbagai macam makanan tradisional. Zona ini merupakan titik terakhir bagi pengunjung untuk berstirahat dan beribadah karena di area ini juga tersedia musholla.


                                          doc : pribadi

Museum Angkut mulai dibuka pukul 12.00 s/d 20.00 wib saat hari senin-sabtu, sedangkan hari minggu saat waktu kunjungan lebih ramai dari biasanya museum ini telah dibuka pukul 10.00 s/d 20.00 wib. dengan harga tiket yang dikenakan pada hari biasa (senin-kamis) Rp. 71.000, sedangkan akhir pekan (Jumat-Minggu/tanggal merah) Rp. 100.000. Jika pengunjung membawa tambahan kamera sendiri, pengunjung diwajibkan untuk membayar biaya tambahan sebesar Rp. 30.000. Oh ya sebagai info tambahan buat pengunjung yang berasal dari luar kota Malang yang ingin berkunjung ke Kota Malang maupun sebaliknya yang berasal dari Malang ingin berkunjung ke Semarang dan sekitarnya (via jawa timur-jawa tengah ataupun sebaliknya) selain bisa menggunakan jalur kereta api, kita juga bisa menaiki jasa transportasi travel yang dapat diantar ke tempat penginapan atau tempat tujuan langsung, saya merekomendasikan untuk menggunakan jasa travel megantara trans travel yang dapat dihubungi lewat website https://malangsemarang.com/ , diwebsite itu sudah dijelaskan tempat tujuan dan tarif yang dikenakan.
Selamat berkunjung, dan semoga info ini bermanfaat ya, terima kasih... 












Merayakan Kemerdekaan dan Hari Istimewa sambil Menikmati Indahnya The Lawu Park

Hai kawan, traveling kali ini adalah pengalaman berkesan yang aku rasakan, karena traveling kali ini adalah momen dimana aku me...