Tuesday, 26 January 2016

Namun Dia Hanyalah Pelangi, bukanlah Matahari

Entah sudah berapa lama sejak aku mengenalnya, banyak cerita yang slalu ku bagi dengannya. tak terkecuali dengan kisah cintaku dulu dengan dia,dia,dan dia. tapi tak pernah kudengar keluhannya yang bosan dengan celotehanku. meskipun tak pernah ada waktu kita berdua untuk bersama2 dalam jangka waktu yang lama, dan suasana yang nyaman. maka tiba pada saat tahun ketiga dimana kamu harus pergi untuk mengejar cita-citamu.
Hari ini adalah hari dimana kamu berdiri memakai jas dan topi togamu dengan didampingi kedua orang tua, dan orang - orang tersayangmu. Aku yang saat itu kebetulan datang untuk memberikan selamat kepada orang lain, tak pernah menyangka akan berpapasan denganmu di depan pintu gedung auditorium wisuda. Tak sungkan ku menyapamu dan memberikan ucapan selamat kepadamu.

"Mas Ari, Selamat ya sudah diwisuda, akhirnya perjuangan 3 tahun di bangku kuliah selesai, ucapku kepadanya"
"Sama - sama dek, semoga cepat menyusul ya. Alhamdullilah."begitu balasnya untukku.
Dan hanya sesingkat itu obrolan dan pertemuan kami karena begitu padatnya kerumunan wisudawan dan wisudawati saat itu.

Dan sejak saat itu, aku tak pernah melihatmu lagi ditempat dimana aku melihatmu bersama laptop kesayanganmu itu.

No comments:

Post a Comment